Pernyataan tersebut memperkuat narasi konflik Iran Israel terbaru yang terus memanas dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, Iran menuding Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer besar pada akhir Februari.
Serangan itu disebut menargetkan berbagai fasilitas militer dan sipil, menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa.
Sebagai balasan, Iran terus meluncurkan gelombang rudal dan drone. Aksi ini menjadi bagian dari strategi serangan balasan Iran terhadap kekuatan lawan.
Situasi ini membuat IRGC serang Israel menjadi sorotan global, dengan potensi eskalasi konflik yang semakin luas.***

