Semua kapal harus mengikuti rute yang telah ditetapkan Iran.
Jika musuh mencoba mengganggu lalu lintas kapal atau memberlakukan blokade maritim, Iran akan menganggapnya sebagai pelanggaran gencatan senjata dan bisa langsung menutup kembali Selat Hormuz yang terbatas tersebut.
Pernyataan SNSC menutup dengan mengingatkan rekomendasi Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.
Ia menekankan pentingnya kehadiran rakyat Iran di ruang publik, kewaspadaan di semua lini, serta menjaga persatuan nasional oleh para pejabat, media, dan aktivis untuk mengonsolidasikan pencapaian di medan perang sekaligus keberhasilan diplomasi.
Situasi Selat Hormuz saat ini masih dinamis. Iran sempat membuka jalur bagi kapal komersial menyusul gencatan senjata di Lebanon, namun kembali memperketat kontrol setelah adanya tuduhan pelanggaran dari pihak lawan. Negosiasi lanjutan melalui Pakistan masih berlangsung.***

