KITAINDONESIASATU.COM – Malam ini, pukul 22.45 WIB, seluruh mata pecinta sepak bola Indonesia bakal tertuju ke Aspire Zone Pitch 7, Qatar. Timnas U-17 Indonesia siap melakoni laga perdana Grup H Piala Dunia U-17 2025 melawan tim debutan Zambia, dalam duel hidup-mati yang bisa menentukan langkah mereka menuju babak gugur.
Bagi pasukan Nova Arianto, inilah ujian sesungguhnya setelah berbulan-bulan ditempa lewat pemusatan latihan di Medan dan Dubai, serta mengikuti Piala Kemerdekaan. Garuda Muda datang ke Qatar bukan untuk jalan-jalan, tapi untuk membuktikan diri di panggung dunia.
Partisipasi kali ini menjadi penampilan kedua Indonesia di ajang bergengsi tersebut, setelah edisi 2023 yang digelar di tanah air. Kala itu, skuad Bima Sakti gagal lolos fase grup. Kini, Nova Arianto ingin menulis kisah berbeda.
“Pertandingan pertama itu krusial. Dari sini langkah kita ditentukan,” ujar Nova dalam konferensi pers virtual, Minggu (2/11).
Nova mengingatkan anak asuhnya agar fokus total. “Saya selalu bilang ke pemain, seperti waktu kualifikasi Asia lawan Kuwait, pertandingan pertama kita menang, dan hasilnya menentukan jalan kita selanjutnya,” ujarnya.
Di Qatar, Indonesia tergabung di Grup H bersama Zambia, Brasil, dan Honduras. Setelah laga malam ini, Garuda Muda akan menghadapi Brasil pada Jumat (7/11) dan Honduras pada Senin (10/11).
Nova menyebut ketiga lawan memiliki karakter permainan yang berbeda-beda.
“Setiap benua punya gaya sendiri. Tapi saya bersyukur, pemain kita sudah menjalani persiapan maksimal dan kini siap tempur di Piala Dunia,” katanya.
Ekspektasi publik pun memuncak. Banyak yang berharap Garuda Muda bisa tampil lebih menggigit dibanding edisi 2023, terlebih setelah tim senior gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Tahun ini, peluang Indonesia sebenarnya cukup terbuka. Sebab, format baru Piala Dunia U-17 2025 menghadirkan 48 negara yang terbagi dalam 12 grup. Artinya, lebih banyak tiket lolos ke babak gugur, tak hanya untuk juara dan runner-up grup, tapi juga delapan peringkat ketiga terbaik. (*)

