Berita UtamaNews

Human Trafficking: 15 Perempuan Cianjur Dijual ke Turis, Seorang Korban Tewas Overdosis

×

Human Trafficking: 15 Perempuan Cianjur Dijual ke Turis, Seorang Korban Tewas Overdosis

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 38
15 Perempuan Cianjur Dijual ke Turis

KITAINDONESIASATU.COM – Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil membongkar sindikat perdagangan manusia (Human Trafficking) yang menggunakan modus menawarkan jasa pekerja seks kepada turis asing di kawasan Puncak.

Kasus ini terungkap setelah salah satu keluarga korban mencurigai kematian anak mereka yang dianggap tidak wajar usai dibawa ke Bogor.

Kepala Satreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menjelaskan bahwa sindikat tersebut menawarkan jasa seksual secara langsung kepada tamu-tamu asing yang menginap di vila.

“Sindikat ini mematok tarif Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta untuk setiap transaksi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/12/2024).

Polisi telah menangkap seorang tersangka berinisial DS alias Dolken, yang berperan sebagai sopir.

Sementara muncikari utama sindikat ini, berinisial ARP, masih dalam pengejaran.

Dalam operasinya selama dua bulan terakhir, sindikat ini memperdagangkan 15 perempuan asal Cianjur kepada turis asal Timur Tengah.

DS bertugas mengantar jemput korban, sementara ARP mencari konsumen yang membutuhkan jasa tersebut.

Setelah ada kesepakatan, konsumen membayar uang muka sebesar Rp 200 ribu, dan sisanya dibayarkan setelah transaksi selesai.

“Korban kemudian menghubungi DS untuk penjemputan, dan uang hasil transaksi dibagi antara pekerja seks dan pelaku,” jelas Tono.

Tono juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap modus perdagangan manusia seperti ini.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial DR (25), warga Cianjur, meninggal dunia setelah dipaksa melayani turis asing selama dua hari. DR dilaporkan meninggal di sebuah klinik di Bogor akibat dugaan overdosis.

Kasus ini mengingatkan perlunya pengawasan lebih ketat untuk mencegah kejahatan serupa dan melindungi masyarakat dari eksploitasi.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *