KITAINDONESIASATU.COM – Kerja keras Tim SAR gabungan dalam mencari keberadaan helikopter jenis PK – PXC yang jatuh di Kalimantan Barat akhirnya membuahkan hasil. Petugas menemukan titik jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air di kawasan perbukitan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026) malam.
Dalam laporan terbaru, delapan orang yang berada di dalam helikopter tersebut, terdiri dari dua kru dan enam penumpang, dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan data manifes, korban meninggal dunia adalah Kapten Marindra W (Pilot), Harun Arasyid (EOB), serta enam orang penumpang yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena medan yang terjal dan berada di tengah hutan lebat. Hingga Jumat pagi, tim SAR telah berhasil mengamankan lima jenazah, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pengangkatan karena terjepit puing helikopter.
Helikopter ini sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi saat melakukan perjalanan dari Kabupaten Melawi menuju Sungai Ambawang, Kubu Raya. Puing pesawat pertama kali terpantau lewat udara di area hutan Nanga Taman dengan kondisi badan pesawat yang hancur.
Saat ini, seluruh jenazah yang telah dievakuasi dibawa menuju rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dijadwalkan segera menuju lokasi guna menginvestigasi penyebab pasti kecelakaan fatal ini, baik dari faktor cuaca maupun kendala teknis pada mesin.(*)



