Kronologi tenggelamnya KM Nurul Salsa
Sebelumnya, KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa penumpang dan awak kapal.
Dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi.
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Makassar langsung mengerahkan personel dan berbagai unsur SAR untuk melakukan operasi pencarian dan evakuasi.
Pada tahap awal operasi, KM Harapan Kita berhasil mengevakuasi 41 orang, sementara enam korban lainnya diselamatkan kapal nelayan di sekitar lokasi kejadian. Seiring berjalannya proses pendataan, jumlah penumpang yang tercatat terus mengalami perubahan setelah adanya laporan tambahan dari keluarga korban.
Hingga kini, operasi SAR masih berlangsung dengan melibatkan Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, TNI AL, KRI Marlin-877, BPBD Kepulauan Selayar, KSOP, SROP Selayar, Polair, serta kapal-kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian.
Fokus operasi diarahkan ke area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan rencana pencarian SAR, sembari terus melakukan verifikasi data korban yang dilaporkan belum ditemukan.***




