Berita Utama

Hampir Setengah Juta Murid di Banten Dipastikan Belum Bisa Menikmati Makan Bergizi Gratis

×

Hampir Setengah Juta Murid di Banten Dipastikan Belum Bisa Menikmati Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
ujicoba mbg di tangerang
Wapres Gibran Rakabuming Raka ketika meninjau persiapan Makan Bergizi Gratis

KITAINDONESIASATU.COM-Sebanyak 491.234 siswa dan siswi SMA, SMK, dan SKh yang ada di Banten harus atau tetap bawa bekal kesekolah untuk makan siang. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum bisa menerapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rencnanya di mulai hari Senin (6/1/2024).

Tertundanya pelaksaan MBG dikarenakan hingga saat ini, Pemprov Banten belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) petunjuk teknis (juknis) terkait program andalan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, pihaknya masih menunggu juklak dan juknisnya. “Secara anggaran, Pemprov Banten sudah menyiapkan anggarannya,” ujar Rina, Minggu (5/1/2024).

Semenatar itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan, anggaran yang telah disiapkan untuk MBG yakni sekira Rp 315 miliar.

Akan tetapi, pelaksanaan program itu belum dapat dilaksanakan karena menunggu juknis dari Pemerintah Pusat. Rencananya, dalam waktu dekat, Dindikbud akan segera koordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

Meskipun demikian,lanjut Tabrani, uji coba MBG telah dilakukan Pemprov Banten, yakni di SMKN 8 Kota Serang dan SMKN 3 Kota Tangerang. Namun, program MBG di seluruh SMA, SMK, dan SKh di Banten belum dapat dilaksanakan.

Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten Lukman menambahkan, pihaknya sudah siap melaksanakan MBG. Namun, agar tidak menyalahi ketentuan, pihaknya masih menunggu juklak juknis dari pemerintah pusat. Lukman menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan data untuk mendukung program tersebut. Jumlah siswa SMA, SMK, dan SKh di Banten yang bakal mendapatkan program MBG yakni sebanyak 491.234 murid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *