KITAINDONESIASATU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis informasi gempa terkini yang mengguncang wilayah timur laut Pulau Doi, Provinsi Maluku Utara. Gempa bumi ini tercatat memiliki magnitudo 6.2 dan terjadi pada Selasa, 4 Februari 2025, pukul 04:35:53 WIB.
Menurut rilis resmi BMKG yang dipublikasikan melalui akun X resminya, @infoBMKG, gempa tersebut berpusat di koordinat 2.95 Lintang Utara (LU) dan 128.19 Bujur Timur (BT). Pusat gempa terletak sekitar 86 km di timur laut Pulau Doi dengan kedalaman 105 km di bawah permukaan laut.
Gempa Bumi Mag 6.2 Potensi Tsunami
Gempa dengan magnitudo 6.2 ini cukup kuat untuk dirasakan di sejumlah wilayah sekitar Maluku Utara. Meskipun demikian, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hal ini dikarenakan pusat gempa berada di kedalaman yang cukup dalam dan tidak menyebabkan pergeseran dasar laut secara signifikan.
Beberapa warga di wilayah terdekat melaporkan merasakan getaran sedang hingga kuat. Getaran dirasakan selama beberapa detik, membuat sebagian orang keluar rumah untuk mengantisipasi gempa susulan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan infrastruktur atau korban jiwa.
Maluku Utara memang dikenal sebagai wilayah rawan gempa karena terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik besar: Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Indo-Australia. Aktivitas tektonik di kawasan ini kerap menimbulkan gempa bumi dengan berbagai magnitudo.
Langkah-langkah Penting Setelah Terjadi Gempa
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Berikut beberapa langkah penting yang perlu dilakukan pasca-gempa:
Periksa kondisi diri dan orang sekitar. Pastikan tidak ada yang terluka.
Periksa kondisi bangunan. Hindari berada di dekat bangunan yang retak atau berpotensi runtuh.
Siapkan tas darurat. Isi dengan obat-obatan, makanan ringan, air, dan dokumen penting.
Pantau informasi resmi. Dapatkan update terkini dari sumber terpercaya seperti BMKG.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya edukasi tanggap bencana di wilayah rawan gempa seperti Maluku Utara. Latihan evakuasi dan simulasi bencana bisa menjadi langkah preventif yang efektif untuk mengurangi risiko saat gempa terjadi.
Gempa bumi bermagnitudo 6.2 yang mengguncang timur laut Pulau Doi, Maluku Utara pada 4 Februari 2025, menjadi bukti bahwa Indonesia tetap harus waspada terhadap potensi bencana alam. Meskipun tidak berpotensi tsunami, masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan tetap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan.


