KITAINDONESIASATU.COM – Dunia internasional diguncang kabar serangan sekolah Minab Iran yang menewaskan puluhan siswi. Kini, investigasi militer AS Iran mengungkap fakta mengejutkan: pasukan Amerika berpotensi bertanggung jawab.
Berdasarkan laporan Reuters, penilaian awal menyebut “kemungkinan tinggi” keterlibatan AS dalam penyelidikan serangan udara sekolah perempuan Iran di Minab, 28 Februari 2026. Namun, proses formal belum rampung.
Korban korban sipil perang Iran dilaporkan mencapai 150-180 jiwa menurut sumber Iran, meski angka ini belum diverifikasi independen. Mayoritas korban adalah siswi berusia 7-12 tahun.
Sekolah Shajareh Tayyebeh terletak sekitar 600 meter dari kompleks militer IRGC. Data satelit menunjukkan bangunan ini telah dipisahkan dari basis militer sejak 2016, beroperasi penuh sebagai sekolah sipil.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi investigasi militer AS Iran masih berjalan. “Kami tidak pernah menargetkan warga sipil, tapi kami sedang meneliti,” ujarnya singkat.
Juru bicara Centcom, Kapten Timothy Hawkins, enggan berkomentar detail terkait serangan sekolah Minab Iran. “Tidak tepat memberi komentar saat insiden masih diselidiki,” tegasnya.


