“Musim lalu hasil kita kurang bagus lawan Dewa. Putaran pertama seri, putaran kedua malah kalah di kandang,” ujarnya.
“Itu jadi bahan bakar buat kita tanggal 21 nanti. Tapi mereka tetap punya banyak pemain berkualitas. Kita harus tetap waspada supaya tren positif bisa lanjut,” kata dia.
Dari deretan pemain Dewa United, dua nama memberi warna emosional tersendiri: Kuipers dan Edo. Keduanya merupakan bagian dari skuat yang membawa PERSIB meraih back to back juara Liga 1 pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Kontribusi mereka sulit dihapus begitu saja.
Kuipers, yang memperkuat PERSIB sejak 2019, mencatat 159 penampilan di semua ajang. Edo menyusul dengan 80 laga dalam dua musim yang sangat berkesan. Keduanya pernah bermain sepenuh hati untuk lambang Maung, dan itu tetap tertanam meski kini berbaju berbeda.
Kembalinya mereka ke GBLA jelas membuat atmosfer lebih spesial.
Namun kali ini, Kuipers dan Edo berada di sisi lawan dan akan berjuang demi kebangkitan Dewa United. Duel mereka juga mengingatkan pada pertemuan di Piala Presiden 2025 di Si Jalak Harupat yang berakhir 1-1.


