Jika Iran benar-benar melancarkan serangan ke situs nuklir di Dimona, dampak radiologinya bisa melintas batas negara dan membahayakan kawasan regional.
Situs Nuklir
Pentingnya Dimona bukan sekadar isu politik, melainkan sejarah panjang program nuklir Israel.
Situs nuklir yang mulai dibangun tahun 1958 dan aktif pada 1962-1964 ini memungkinkan Israel memproduksi plutonium untuk senjata.
Dalam pernyataan Iran ancam serangan situs nuklir Dimona Israel, fasilitas yang pernah dibocorkan Mordechai Vanunu ini menjadi simbol kekuatan militer Israel yang tidak tunduk pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), sehingga inspeksi IAEA tidak pernah dilakukan di Dimona.
Risiko serangan Iran ke situs nuklir Dimona juga berkaitan dengan jaraknya dengan kota-kota besar. Yerusalem hanya berjarak 80-85 km, sementara Tel Aviv sekitar 115-140 km dari Dimona.

