KITAINDONESIASATU.COM– Fenomena langit merah di Australia terjadi saat Siklon Tropis Narelle menerjang wilayah barat pada akhir Maret 2026.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian dunia karena visualnya yang tidak biasa dan tampak menyeramkan.
Langit di sejumlah wilayah berubah menjadi merah pekat, menciptakan suasana yang disebut warganet seperti kiamat.
Fenomena langit merah di Australia terlihat jelas di kawasan Exmouth hingga Shark Bay yang berada di pesisir Australia Barat.
Warga setempat merekam fenomena langit merah di Australia dan membagikannya di media sosial hingga viral.
Fenomena ini terjadi akibat badai debu yang dipicu angin kencang dari siklon.
Debu yang terangkat mengandung partikel oksida besi yang memengaruhi warna cahaya matahari.
Akibat dari Fenomena Langit Merah di Australia
Akibatnya, cahaya yang terlihat didominasi warna merah dan oranye di langit.
Selain itu, siklon juga membawa hujan lebat dan angin kencang yang merusak sejumlah wilayah.
Di Exmouth, dilaporkan terjadi pemadaman listrik serta gangguan komunikasi saat badai melanda.
Meski terlihat mengerikan, ahli menyebut fenomena ini merupakan kejadian alam yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem semakin sering terjadi dan perlu diwaspadai. (*)




