KITAINDONESIASATU.COM – Setelah sukses melewati fase puncak ibadah haji, jutaan jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, kini bersiap untuk kembali ke tanah air. Fase krusial seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina telah dilaksanakan dengan lancar. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai diberangkatkan pulang secara bertahap mulai tanggal 11 Juni 2025.
Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa seluruh prosesi puncak haji berjalan sesuai rencana, meskipun dengan beberapa dinamika yang berhasil diatasi.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian puncak haji, dari Arafah hingga Mina, telah selesai. Jemaah kita dalam kondisi baik dan siap untuk kembali,” ujar Nasaruddin Umar.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan dilakukan melalui dua gelombang. Gelombang pertama akan dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah (JED), sedangkan gelombang kedua akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah (MED).
Kementerian Agama telah menyiapkan jadwal keberangkatan dan memastikan semua logistik serta akomodasi berjalan lancar hingga jemaah tiba di daerah asal masing-masing.
Diharapkan, dengan berakhirnya fase puncak ini, jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan predikat haji mabrur. Petugas haji juga terus mendampingi jemaah hingga kloter terakhir diberangkatkan, memastikan kepulangan berjalan aman dan nyaman.
