KITAINDONESIASATU.COM – Di laga perdana Super League 2026/2027 dua tim asal Jawa Timur meraih kemenangan dan dua lainnya bermain imbang dan meraih kekalahan di kandang sendiri.
Dua tim yang meraih kemenangan adalah Arema FC menghajar Isenmulang Kalteng FC di kandang sendiri dengan skor 4-0, sementara Madura United juga menang tanpa balas 2-0 atas Persijap Jepara.
Sementara Persebaya bermain imbang saat laga tandang di Bandar Lampung menghadapi Bhayangkara FC 1-1, sedangkan Persik Kediri bernasib buruk harus menerima kekalahan tipis di kandang sendiri 0-1 menjamu Dewa United.
Keberhasilan Arema FC yang menang telak atas tamunya Isenmulang menunjukkan efektivitas tim Singo Edan yang impresif sekaligus memposisikan posisi Arema FC di puncak klasemen sementara.
Salah satu catatan menari Skuad Singo Edan mampu memaksimalkan situasi bola mati, sebab tiga dari empat gol tercipta lahir dari skema bola mati.
Gol pertama terlahir dari Diego Landis di situasi tendangan pojok melalui sunduran, kemudian gol ketiga yang dihasilkan Marcos Vinicius juga berawal dari skema bola mati sementara Mauro Zijlstra menyempurnakan kemenangan dengan memanfaatkan kemelut tendangan sepak pojok.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengatakan jika mengenai bola mati semua tim di dunia saat ini polanya sangat mirip, Arema FC secara rutin berlatih menghadapi berbagai situasi pertandingan.
Persiapan dilakukan dengan mempertimbangkan karakter pemain yang dimiliki serta kemungkinan pendekatan yang dugunakan lawan.
“Kami melatih berbagai situasi di setiap sesi latihan, memikirkan lawan, pemain tinggi, pemain kecil, umpan pendek atau jauh. Pekerjaan ini sudah dimulai sejak musim lalu dan kami senang hari ini membuahkan hasil,” ungkap Marcos.
Begitu juga yang terjadi dengan Madura United yang kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengantongi 3 poin hasik kemenangan dari Perisijap Jepara.
Pelatih Madura United FC, Jose Manuel Gomes da Silva mengungkapkan menghadapi Persijap di laga perdana juga tidak mudah dengan permainan cukup bagus di babak pertama hingga belum berhasil menciptakan gol.
Baru dua gol tercipta di babak kedua berhasil dicetak Dimitar Georgiev Mitkov pada menit ke-53 dan menit ke-90 setelah Persijap sukses menahan imbang tanpa gol di hingga babak pertama.
Modal positif dengan poin penuh menjadi dorongan Sappe Kerap menghadapi laga berikutnya di pekan kedua melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu 12 September 2026 sore pukul 15:30 WIB.
Sementara tim ketiga adalah Persebaya Surabaya pada laga perdana Super League 2026/2027 juga gagal meraih kemenangan berakhir dengan skor 1-1 di Stadiop Sumpah Pemuda Lampung Sabtu, 5 September 2026.
Kegagalan Persebaya merah kemenangan menjadi evaluasi pelatih Bernado Tavares di untuk memperbaiki kekurangan tim untuk menghadapi laga berikutnya pada laga kompetisi musim ini.
Berdasarkan klasemen sementara dari satu pertandingan Persebaya mengoleksi satu poin berada diperingkat ke-11, akan terus memperbaiki performa mengingat perjalanan kompetisi masih panjang.
Sedangkan tim empat dari Jatim yang gagal meraih kemenangan dilaga perdana adalah Persik Kediri ghagal meraih kemenangan atas tamunya Dewa United 0-1 di Stadion Brawijaya Kediri.
Bermain di kandang sendiri Persik garus rela kehilangan 3 poin di laga perdana mereka, sekaligus Macan Putih dipermalukan Dewa di depan pendukungnya PersikMANIA.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina menyebut gol kemenangan Dewa United diuntungkan adanya cuaca akibat hembuasan angin kencang di area lapangan sebelah selatan.
Memang beberapa hari terakhir wilayah Kediri dan sekitarnya diselimuti cuaca kemarau dengan musim angin yang kencang menerpa kawasan itu, sementara posisi stadion Brawijaya yang terbuka memungkinkan terjadinya terpaan angin yang kuat.
Marcos mengatakan jika timnya sudah bermain bagus, namun tidak beruntung saat itu, Dewa United menang secara bersamaan terjadi angi kencang di babak pertama.
“Angin cukup kencang di babak pertama. Angin itu mengubah arah dan mendorong bola lebih cepat masuk gawang,” ujar Marcos. **





