Berita Utama

DPR Apresiasi Langkah Responsif Kemenkes Soal Virus HMPV

×

DPR Apresiasi Langkah Responsif Kemenkes Soal Virus HMPV

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 8
Masyarakat tak perlu panik karena HMPV bukan virus baru

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyambut baik langkah cepat yang diambil oleh Kementerian Kesehatan dalam menangani keberadaan virus Human Metapneumovirus (HMPV) di Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti panduan yang telah disusun pemerintah.

“Masyarakat tidak perlu panik karena HMPV bukan virus baru dan umumnya tidak membahayakan sebagian besar orang yang terinfeksi,” ujar Nihayatul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/1/2025).

Ia menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI akan terus mengawasi langkah pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus ini serta potensi lonjakan kasus. Pemerintah, lanjutnya, tetap perlu waspada terhadap kemungkinan mutasi virus yang dapat meningkatkan penyebaran.

Baca Juga  Kudus Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Nihayatul menyatakan bahwa Komisi IX akan memastikan anggaran yang dialokasikan untuk penanganan penyakit menular digunakan secara optimal.

Selain itu, ia juga mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan, termasuk akses cepat untuk diagnosis dan perawatan pasien. Nihayatul menekankan perlunya penguatan sistem pelaporan guna memantau perkembangan kasus secara akurat.

Pemerintah didorong untuk terus meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pencegahan HMPV. Langkah ini, menurutnya, penting untuk mengurangi risiko penyebaran, terutama di kalangan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit penyerta.

Baca Juga  Bonus Hari Raya Ojol dan Taksol Cair, Berkah Lebaran untuk Para Pengemudi

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara rutin, dan menggunakan masker saat merasa kurang sehat.

“Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala yang mencurigakan,” pungkasnya.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *