“Sekarang semua bisa lihat dan komentar lewat media sosial. Banyak yang minta desa diaudit. Itulah mengapa saya merasa penting untuk langsung bertemu kepala desa. Kalau ada masalah di desa, saya sebagai bupati juga ikut bertanggung jawab,” ujarnya.
Kades dan Bupati, Sama-sama Pelayan Masyarakat
Bupati Syakur juga menegaskan bahwa baik dirinya maupun para kepala desa adalah pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat. Oleh karena itu, keduanya memiliki tanggung jawab moral yang sama dalam melayani masyarakat.
“Kita dipilih oleh rakyat untuk melayani rakyat. Mari tingkatkan kinerja kita bersama, demi Garut yang lebih baik,” tutupnya.
Kolaborasi untuk Perubahan Nyata
Rakor ini menjadi langkah konkret Pemkab Garut dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, sekaligus membangun sistem pemerintahan desa yang bersih, partisipatif, dan profesional.
Bupati berharap bahwa dengan kolaborasi yang solid, pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Garut.***

