KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memaparkan pencapaian signifikan terkait program kesejahteraan buruh di ibu kota. Hingga awal Mei 2026, tercatat sebanyak 59 ribu Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) telah diterbitkan dan disalurkan kepada para pekerja yang memenuhi kriteria, khususnya mereka yang memiliki penghasilan maksimal 10% di atas Upah Minimum Provinsi (UMP).
Rano mengatakan hal tersebut dalam acara peringatan Hari Buruh PDIP, yang berte,a Banteng Pro Pekerja’ di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (3/5/2026). Pria yang menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut para buruh adalah tulang punggung ekonomi di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa manfaat dari kartu ini sangat nyata dalam membantu meringankan beban biaya hidup sehari-hari. Pekerja pun menyambut hangat keberadaan KPJ yang sangat bermanfaat tersebut. “Benar-benar sangat membantu perekonomian pekerja di Jakarta,” kata Bambang, pekerja.
Pemegang KPJ berhak mendapatkan berbagai fasilitas subsidi, mulai dari layanan transportasi publik (TransJakarta) gratis, hingga akses pangan murah melalui operasi pasar dan gerai pangan bersubsidi yang tersebar di wilayah Jakarta.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tantangan ekonomi. Rano Karno berharap jumlah penerima dapat terus bertambah seiring dengan validasi data yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi.
Menurutnya, KPJ bukan sekadar kartu identitas, melainkan instrumen perlindungan sosial yang memastikan para pekerja di Jakarta mendapatkan hak dan kemudahan hidup yang layak.(*)

