Berita Utama

Dari Pendidikan hingga Anak Yatim, Dua Sosok Ini Dapat Perhatian Khusus Bupati Bogor

×

Dari Pendidikan hingga Anak Yatim, Dua Sosok Ini Dapat Perhatian Khusus Bupati Bogor

Sebarkan artikel ini
tokoh
Rudy Manggala dan Ayya Susi Damayanti dinobatkan sebagai tokoh inspiratif Kabupaten Bogor atas perjuangan mereka yang konsisten melayani masyarakat (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Perhatian terhadap perjuangan masyarakat di akar rumput kembali menjadi sorotan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Tak sekadar memberikan penghargaan simbolis, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan nyata yang mampu mendukung pengabdian masyarakat.

Pesan itu disampaikan Rudy saat memberikan apresiasi berupa uang tunai dan dukungan penuh kepada dua tokoh inspiratif yang dinilai berjasa besar di bidang pendidikan dan sosial, yakni Rudy Manggala sebagai Tokoh Peduli Pendidikan dan Ayya Susi Damayanti sebagai Tokoh Peduli Anak Yatim.

Dalam momen tersebut, Rudy menuturkan bahwa kisah perjuangan keduanya layak dijadikan refleksi sekaligus inspirasi, baik bagi pemerintah maupun masyarakat luas. Menurutnya, pengabdian tanpa pamrih yang dilakukan kedua tokoh itu merupakan bentuk ketulusan hati yang patut diapresiasi, sekaligus dicontoh.

“Kita semua patut belajar dari dua sosok ini. Mereka melayani masyarakat dengan hati, jiwa, dan pikiran yang tulus tanpa pamrih. Saya pribadi merasa terinspirasi sekaligus bersyukur karena Kabupaten Bogor memiliki pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa yang tetap setia mengabdi,” ujar Rudy Susmanto, Rabu, 17 September 2025.

Rudy juga menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak boleh berhenti pada bantuan materi, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Untuk itu, ia meminta jajaran perangkat daerah, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan UMKM, hingga OPD lainnya, agar menindaklanjuti perjuangan kedua tokoh tersebut melalui program konkret.

Tak lupa, Rudy menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi dan ketulusan dua tokoh yang dinilainya telah mengisi ruang-ruang kosong yang belum sepenuhnya mampu dijangkau pemerintah.

“Kami tidak bisa memberi banyak, tetapi kami berharap perjuangan Bapak dan Ibu menyertai perjalanan kami sebagai pelayan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *