KITAINDONESIASATU.COM – China kembali mencatatkan rekor pembangunan infrastruktur dengan selesainya jembatan tertinggi di dunia yang membentang di Provinsi Guizhou. Jembatan megah ini diklaim mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari semula dua jam menjadi hanya satu menit.
Jembatan Huajiang Grand Canyon yang terletak di Provinsi Guizhou, memiliki ketinggian mencapai 625 meter dari dasar jurang. Struktur baja dan beton yang kokoh ini menghubungkan dua tebing curam yang sebelumnya sulit diakses. Jembatan ini akan diresmikan pada akhir Juni 2025.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan China untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pegunungan. Sebelumnya, penduduk dan kendaraan harus menempuh jalur berkelok-kelok yang memakan waktu sangat lama untuk berpindah dari satu sisi jurang ke sisi lainnya.
“Jembatan ini bukan hanya sebuah keajaiban teknik, tetapi juga jembatan harapan bagi masyarakat di kedua sisi jurang,” ujar kepala teknisi Zhang Shenglin dari Guizhou Highway kepada media dikutip Selasa (22/4/2025). “Waktu tempuh yang terpangkas secara signifikan akan mempermudah akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan peluang ekonomi.”
Teknologi konstruksi canggih dan inovasi rekayasa menjadi kunci dalam pembangunan jembatan yang menantang ini. Para insinyur China berhasil mengatasi berbagai kendala geografis dan teknis untuk mewujudkan proyek ambisius ini. Dibutuhkan 22 ribu ton baja untuk membangun jembatan tersebut.
Dengan selesainya pembagunan jembatan tertinggi di dunia ini, China sekali lagi menunjukkan kemampuannya dalam membangun infrastruktur skala besar yang mengubah lanskap dan kehidupan masyarakat. Jembatan ini diharapkan tidak hanya mempercepat mobilitas tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru bagi wilayah Guizhou.(*)
