Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak mengalami krisis pangan seperti Jepang yang saat ini menghadapi darurat pangan dengan harga beras yang melonjak.
“Jangan sampai ada kelaparan di republik ini. Apa pun akan kami lakukan. Terima kasih atas dukungan TNI, Polri, dan kejaksaan yang ikut mengawal program ini,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman menambahkan, Gubernur Muhidin menjadi satu-satunya gubernur yang hadir langsung di forum konstruksi cetak sawah tersebut.
“Ini wujud dukungan nyata untuk memajukan sektor pertanian Banua. Target 30.000 hektare akan kami capai. SID kita sudah tersedia 20.000 hektare, 14.500 hektare sedang dikontrakkan, dan ditargetkan rampung pertengahan Agustus,” jelas Syamsir.
Ia berharap Kalsel dapat menjadi salah satu lumbung pangan nasional. “Mudah-mudahan ini menjadi prestasi membanggakan, apalagi di tengah kondisi pangan yang sangat diperlukan,” ujarnya. (Anang Fadhilah)


