KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyatakan komitmennya mendukung swasembada pangan nasional dengan menargetkan perluasan sawah seluas 30.000 hektare pada 2025. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Workshop Percepatan Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (1/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pelaksana Survei, Investigasi, dan Desain (SID), serta pihak konstruksi dan pengawas program cetak sawah dari 11 provinsi, termasuk Kalimantan Selatan.
Gubernur Muhidin hadir bersama Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Rina Verawati, Irwasda Polda Kalsel, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Ir. H. Syamsir Rahman.
“Hari ini kami bersama Forkopimda dan Kepala Dinas Pertanian Kalsel mengikuti workshop konstruksi cetak sawah. Rencananya, bersama Menteri Pertanian, Kalsel akan mencetak 30.000 hektare sawah baru,” ujar Muhidin.
Ia menambahkan, hingga saat ini sudah tercetak 14.500 hektare sawah di Bumi Lambung Mangkurat. Muhidin optimistis target tersebut akan rampung pada 2025.
“Program ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga dan mendukung swasembada pangan Indonesia,” kata Muhidin.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan perlunya percepatan realisasi cetak sawah dalam tiga bulan ke depan agar swasembada pangan dapat terwujud. Ia mengingatkan, jika program ini tidak dijalankan tepat sasaran, maka akan menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kalau tidak dieksekusi dengan baik, ini akan terulang lagi tahun depan. Pak Presiden Prabowo juga menanyakan langsung bagaimana prediksi cetak sawah. Saya yakin dengan kehadiran bapak-ibu semua, pertanyaan itu sudah terjawab,” ujar Amran Sulaiman.


