KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik KPK berhasil mengamankan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, beserta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Berdasarkan informasi awal, penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain mengamankan sang Bupati, tim KPK juga menyita sejumlah uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing sebagai barang bukti, serta beberapa dokumen penting dari kantor dinas terkait.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Saat ini, Bupati Syamsul dan pihak-pihak yang terjaring tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk menentukan status hukum mereka dalam waktu 24 jam ke depan.
“Benar, tim sedang bekerja di lapangan. Kami meminta masyarakat bersabar menunggu hasil ekspose resmi,” ujar Fitroh kepada wartawan.
Penangkapan ini mengejutkan publik, mengingat Syamsul Auliya Rachman merupakan sosok kepala daerah muda yang selama ini diharapkan membawa perubahan bagi Cilacap. Dengan adanya OTT ini, KPK kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi hingga ke tingkat daerah tanpa pandang bulu.(*)
