KITAINDONESIASATU.COM– Kabupaten Bogor bersiap mencatat sejarah baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui peluncuran 435 Koperasi Merah Putih yang telah resmi berbadan hukum dan tersebar di seluruh kecamatan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, program ini menjadi tindak lanjut konkret dari Rapat Terbatas Virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan, terkait persiapan peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dari ratusan koperasi tersebut, Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, menjadi sorotan nasional. Koperasi ini ditetapkan sebagai salah satu dari empat koperasi percontohan yang saat ini tengah dipersiapkan untuk peluncuran tingkat nasional pada 19 Juli 2025 mendatang. Total terdapat 103 koperasi yang menjadi percontohan di seluruh Indonesia.
Untuk memastikan kesiapan dan kesuksesan acara peluncuran nasional tersebut, Bupati Bogor mendelegasikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor guna melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang rencananya akan dikunjungi oleh Presiden RI.
“Ini adalah langkah penting untuk membangun ekosistem koperasi yang sehat, profesional, dan berbasis digital. Kita ingin bersama-sama memberikan kesempatan kepada pemerintah desa agar dapat menjadi penggerak perekonomian bangsa Indonesia melalui peran aktif mereka di tingkat desa,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 8 Juli 2025.
Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor didesain untuk memberdayakan berbagai sektor ekonomi masyarakat, seperti pertanian, perdagangan, perikanan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh melalui berbagai kebijakan strategis seperti pelatihan manajemen koperasi, fasilitasi legalitas usaha, akses pembiayaan, serta integrasi koperasi dalam program pembangunan daerah.
Rudy menjelaskan, keberadaan koperasi Merah Putih menjadi peluang nyata bagi desa-desa untuk tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan peran koperasi sebagai roda penggerak ekonomi lokal.
“Kita ingin bersama-sama memberikan kesempatan kepada pemerintah desa dan mereka adalah menggerakkan perekonomian bangsa Indonesia melalui tingkat desa masing-masing,” tegasnya.


