Berita UtamaNews

Bicara dalam Acara yang Digelar PABPDSI, Menkop Budi Arie Ajak BPD Probolinggo Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

×

Bicara dalam Acara yang Digelar PABPDSI, Menkop Budi Arie Ajak BPD Probolinggo Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Budi Arie
Menkop Budi Arie Setiadi. (Foto: Kemenkop)

KITAINDONESIASATU.COM– Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengimbau seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Probolinggo untuk mendukung penuh pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), sebuah program strategis nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ajakan tersebut disampaikan Menkop Budi secara daring saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal dan sosialisasi Kopdes Merah Putih yang digelar oleh Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Probolinggo, bertempat di GOR Damanhuri Romli, Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

“Kami berharap seluruh pemangku kebijakan dapat bersinergi dan berkolaborasi agar program Kopdes Merah Putih bisa terlaksana dengan maksimal,” ujar Budi Arie dalam keterangannya.

Menurut Budi, program ini dirancang sebagai bagian dari strategi besar pemberdayaan desa, dengan fokus utama membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperoleh manfaat dari pembangunan ekonomi secara langsung.

“Presiden Prabowo ingin masyarakat desa, khususnya yang kurang mampu, terbantu dari berbagai aspek melalui koperasi yang kuat dan profesional,” tambahnya.

Budi Arie menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih ditujukan menjadi motor ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui unit-unit usaha seperti simpan pinjam, sembako murah, apotek desa, hingga distribusi hasil pertanian dan UMKM.

Dukungan Pemerintah Daerah Probolinggo

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Probolinggo, Saniwar, menilai bahwa pendirian Kopdes Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Ia menyebut koperasi desa dapat menjadi penggerak utama dalam program pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *