KITAINDONESIASATU.COM – Angka korban jiwa akibat rangkaian bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra terus meroket. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, per Kamis, 11 Desember 2025, total korban meninggal dunia telah mencapai setidaknya 972 jiwa.
Bencana hidrometeorologi yang dipicu hujan lebat dan Siklon Senyar ini telah menghantam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November. Selain korban meninggal, tercatat sedikitnya 222 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan SAR. Lebih dari 5.000 warga juga mengalami luka-luka.
Provinsi Aceh mencatat angka kematian tertinggi dengan 391 jiwa, diikuti Sumatra Utara dengan 343 jiwa, dan Sumatra Barat 238 jiwa. Kabupaten Agam di Sumbar menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak di tingkat kabupaten/kota.
Kepala BNPB, Suharyanto menyebut bencana ini berdampak pada lebih dari 50 kabupaten/kota, merusak sekitar 158 ribu unit rumah, dan melumpuhkan ratusan fasilitas umum serta jembatan. Upaya evakuasi dan pencarian korban hilang masih menjadi fokus utama, di tengah tantangan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.(*)
