KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah memastikan pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) tidak otomatis membuat bantuan dihentikan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan verifikasi data dilakukan berkala agar bansos tetap diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Pemutakhiran juga membuka peluang masuknya penerima baru berdasarkan kondisi sosial ekonomi terbaru.
Pada awal Oktober 2026, pemerintah menyiapkan penyaluran bansos bagi sekitar 4,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) baru.
Penambahan tersebut berasal dari proses pemadanan dan verifikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kelompok yang menjadi sasaran terutama masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4.
Pemerintah juga memproses pembukaan rekening, verifikasi rekening, hingga penerbitan dokumen penyaluran bantuan.
Mensos mengingatkan masyarakat untuk melaporkan penerima bansos yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat.
Bansos Oktober 2026 Cair
Sebaliknya, warga yang layak tetapi belum tercatat juga dapat dilaporkan melalui kanal yang disediakan pemerintah.
Pemutakhiran data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sebelum penyaluran periode berikutnya.
Perubahan kondisi ekonomi menjadi salah satu alasan data penerima perlu terus diperbarui.





