KITAINDONESIASATU.COM-Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menggelar Apel Siaga Banser di halaman PW Ansor Jatim. Sementara pelaksanaan Pra MLB NU digelar mulai 17 Desember di Surabaya.
Ketua PW Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengatakan, Apel Siaga dihadiri ratusan kader Banser dari berbagai daerah, menolak Pra Muktamar Luar Biasa Nahdhatul Ulama (Pra MLB NU), di Surabaya pada 17 Desember 2024.
Menurutnya, Pra MLB NU dianggap bertentangan dengan AD/ART Nahdlatul Ulama (NU) dan berpotensi memecah belah organisasi. “Kami menganggap ini bertentangan dengan AD/ART Nahdlatul Ulama (NU) dan berpotensi memecah belah organisasi.” ujar Musaffa saat dikonfirmasi, Rabu (11/12).
Maka dari itu, lanjut Musaffa, dia menyerukan kepada kader Ansor pentingnya menjaga marwah NU dari ancaman internal maupun eksternal. “Kami siap berdiri di garis depan untuk menjaga keutuhan organisasi. Tidak ada kompromi terhadap gerakan ilegal yang merongrong nilai-nilai NU,” tegas Musaffa.
Musaffa memaparkan, Apel Siaga juga menjadi penegasan Ansor Jatim menjaga stabilitas organisasi sesuai amanat para ulama. “Serta mendukung kepemimpinan yang sah dalam struktur NU.” Kata Musaffa. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pra Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (MLB NU) Mas Maftuh memastikan Pra Muktamar MLB NU digelar di Surabaya tanggal 17 Desember 2024.
“Alhamdulillah, panitia telah melaksanakan rapat koordinasi persiapan teknis pelaksanaan kegiatan Pra MLB NU di Surabaya. Menetapkan tanggal 17 Desember 2024 sebagai hari H pelaksanaan Pra MLB NU,” ujar Maftuh dalam keterangannya, Rabu.
Maftuh menjelaskan Pra MLB menjadi ajang konsolidasi sekaligus sebagai tahapan menuju MLB untuk mematangkan serta memutuskan rumusan hingga teknis pelaksanaan MLB.
Dia menjelaskan Pra MLB NU akan dikemas dengan agenda forum kajian terfokus (FGD), silaturahmi dan konsolidasi, serta perumusan tindak lanjut menuju MLB NU yang bersifat non-formal. “Dan bertabarruk (mengambil tetapnya kebaikan jamiyah dan jamaah) dari para masyayikh NU melalui pasowanan,” kata Maftuh.
Maftuh mengatakan, panitia telah memutuskan tiga poin penting terkait MLB NU. Pertama, rangkaian Pra MLB akan dimulai pada 17 Desember 2024 dengan kegiatan FGD mengangkat tema “Evaluasi Kinerja PBNU masa khidmat 2022-2027, seberapa mendesak MLB NU?”.
FGD dilaksanakan secara hybrid, sebagian peserta bertemu langsung di salah satu hotel di Surabaya dan sebagian lainnya mengikuti secara online.
Peserta FGD adalah Presidium PO & MLB NU dan delegasi dari 38 PWNU se-Indonesia. Mereka akan membahas subtema yang telah direncanakan dengan pemantik diskusi empat Pengurus NU Wilayah Sumatera, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan dan Papua.
Kedua, kata Maftuh. silaturahmi bersama masyayikh dan kiai sepuh yang akan digelar pada Jumat-Sabtu, 20-21 Desember 2024. Diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari Presidium PO & MLB NU dan delegasi dari PWNU se-Indonesia. “Untuk silaturahmi bersama masyayikh dan kiai Sepuh NU untuk mendapatkan doa-restu serta dawuh-dawuh beliau,” katanya.
Ketiga, pada Sabtu, 21 Desember 2024, panitia akan menggelar forum konsolidasi untuk menajamkan hasil FGD secara offline untuk mengidentifikasi nama-nama calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan nama-nama calon Ketua Umum PBNU.
Nama-nama tersebut akan dibawa dan diusulkan dalam forum MLB. Kemudian panitia juga akan menetapkan tempat dan waktu pelaksanaan MLB NU.
Kemudian, Maftuh mengatakan panitia akan menyiapkan rumusan strategi dan metode penggalangan usulan MLB dari PWNU-PCNU se -ndonesia dengan prinsip “aman, nyaman, dan rahasia”.

