Amran dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertanian sejak 25 Oktober 2023. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.
Alumnus Universitas Hasanudin ini, sebelum menjabat sebagai menteri, adalah pemimpin Tiran Group, sebuah grup perushaan yang berbasis di Makassar dan beroperasi terutama di Indonesia Timur.
Karir Amran dimulai sebagai karyawan di PT Perkebunan Nusantara XIV, sebagai kepala operasi lapangan di pabrik gula pada tahun 1994. Dalam enam tahun pertama, ia dipromosikan empat kali dan mencapai posisi kepala logistik.
Lima belas tahun berkarir di pabrik gula, Amran mengundurkan diri dan memulai usaha sendiri. Ia mendirikan perusahaan pertamanya berdasarkan patennya untuk racun tikus bernama “Tiran”.
Beberapa unit bisnis utama Tiran Group meliputi PT Tiran Indonesia (pertambangan emas), PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan kelapa sawit), PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (pertambangan emas dan timah hitam), serta PT Tiran Mineral (pertambangan nikel).
Grup Tiran berkembang menjadi jaringan 10 perusahaan dengan pendapatan tahunan gabungan mendekati US$1 miliar pada tahun 2014. ****


