KITAINDONESIASATU.COM – Kemesraan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta Periode 2014-2017 dan Anies Baswedan yang merupakan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 menuai sorotan publik.
Kemesraan kedua rival yang berbeda pandangan itu terlihat saat mereka menghadiri acara “Bentang Harapan Jakarta (JakAsa)” di Balai Kota, Jakarta Pusat Selasa, 31 Desember 2024.
Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia menilai, kedekatan antara mereka berdua merupakan hal yang wajar dalam politik.
Ia memandang, kedekatan Ahok dan Anies merupakan sebuah sinyal yang mungkin saja keduanya akan maju bersama pada kontestasi pemilihan presiden 2029 yang akan datang.
“Jadi itu adalah sesuatu yg wajar dan sangat mungkin juga nanti keduanya akan dipasangkan (Pilpres 2029). Ini kan berpotensi juga kalau PDI ataupun partai lain melihat keduanya berpotensi juga didukung dan memenangkan kontestasi kalau dipasangkan,” ujar Fernando.
Karena itu, akademisi Universitas 17 Agustus ini pun mengingatkan, bahwa politik merupakan hal yang dinamis, lawan bisa jadi kawan, begitupun sebaliknya.
“Saya sampaikan bahwa dalam politik itu kan dinamis. Jadi yang dianggap selama ini berseteru, berbeda pendapat, berbeda pandangan nanti kan pada sebuah kesempatan akan bisa bersatu,” pungkasnya.
Sebelumnya, kedekatan Ahok dan Anies itu terlihat saat mereka menghadiri acara Bentang Harapan Jakarta (JakASA) di Bali Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 31 Desember 2024.
Sebagai informasi, acara Bentang Harapan JakASA ini pun turut dihadiri para Gubernur terdahulu yang hadir, yaitu Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso (Gubernur Periode 1997-2007), Fauzi Bowo (Gubernur Periode 2007-2012), Basuki Tjahaya Purnama (Gubernur Periode 2014-2017), Djarot Syaiful Hidayat (Gubernur Periode 2017), Sumarsono (Plt. Gubernur Periode 2016-2017), dan Anies Baswedan (Gubernur Periode 2017-2022).

