Kementerian Perhubungan terus memantau kondisi abu vulkanik bersama pengelola bandara dan pihak terkait.
Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian operasional tersebut.
Maskapai juga diminta melakukan penyesuaian jadwal guna mengantisipasi dampak lanjutan terhadap penerbangan berikutnya. (*)





