KITAINDONESIASATU.COM – Ancol, destinasi hits di Jakarta Utara, selalu jadi magnet bagi semua usia. Dari serunya wahana Dufan sampai keindahan Sea World, kawasan ini tak pernah sepi pengunjung. Tapi, pernahkah kamu bertanya, siapa sih sebenarnya pemilik Ancol?
Berawal dari rawa-rawa penuh malaria di era 1960-an, ide mengubah Ancol jadi taman wisata besar pertama kali muncul dari Gubernur Hindia Belanda, Adriaan Valckenier. Namun, eksekusinya baru dimulai setelah Presiden Soekarno memberikan mandat kepada Gubernur DKI saat itu, Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, pada 1965.
Proyek besar ini kemudian dijalankan oleh PT Pembangunan Jaya yang merancang dan memasarkan Ancol hingga berkembang pesat. Pada 1992, statusnya berubah jadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Kini, kepemilikan Ancol terbagi, 72 persen saham dipegang Pemda DKI Jakarta, 18 persen oleh PT Pembangunan Jaya, dan 10 persen sisanya oleh publik. Di bawah direksi utama Winarto dan dewan komisaris yang terdiri dari nama-nama penting seperti Sofyan A. Djalil, Ancol terus menjadi destinasi andalan Ibu Kota.
Kalau kamu ingin berkunjung, gerbang dibuka dari jam 6 pagi hingga 8 malam, dengan sebagian wahana mulai beroperasi pukul 9 pagi.
Jadi, Ancol bukan cuma milik satu pihak saja, tapi hasil kolaborasi antara pemerintah dan swasta, yang terus menjaga pesonanya untuk kita semua. (*)
