Menteri Ferry menegaskan, koperasi harus menjadi motor penggerak perubahan dengan fokus pada transformasi digital, penguatan tata kelola, dan perluasan jejaring bisnis nasional hingga global.
“Kita ingin koperasi berdiri sejajar dengan pelaku usaha besar, menjadi bagian integral dari rantai pasok nasional dan internasional,” ujarnya.
Sebagai langkah nyata, PT Agrinas Pangan Nusantara kini tengah membangun gudang dan gerai Kopdes Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini telah tersedia sekitar 1.000 titik lahan yang siap digarap.
“Proses identifikasi lahan tambahan sedang berlangsung, dan targetnya seluruh titik sudah terverifikasi pada akhir November 2025,” jelas Ferry.
Pemerintah menargetkan pembangunan 2.000 titik per hari agar seluruh infrastruktur Kopdes Merah Putih rampung pada Maret 2026. Menkop juga menyebut perlunya penyesuaian terhadap PMK 49 dan PMK 63 agar percepatan pembangunan dapat berjalan optimal.
Program Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di sektor desa dan UMKM. Per September 2025, lebih dari 681 ribu orang telah terlibat, dan jumlah itu ditargetkan mencapai 1,38 juta pekerja pada Desember 2025.
“Kami sudah membuka rekrutmen untuk 9.104 posisi baru tahun ini,” kata Ferry.
Rinciannya, 8.000 posisi Asisten Bisnis, 76 posisi Project Management Office (PMO) tingkat provinsi, serta 1.028 posisi PMO kabupaten/kota. (*)



