Seiring waktu, tempat ini dipercaya sebagai lokasi untuk memperoleh wangsit, khususnya yang berkaitan dengan karier, kepemimpinan, dan jabatan.
Nama “Batu Kursi” merujuk pada keberadaan batu sakral yang menyerupai kursi, yang diyakini menjadi pusat energi spiritual di pura tersebut.
Hingga kini, Pura Bukit Batu Kursi tetap berfungsi sebagai tempat pelaksanaan berbagai upacara keagamaan. Pura ini berada pada ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut, memberikan nuansa sejuk dan khusyuk bagi umat yang bersembahyang.
Secara administratif, Pura Bukit Batu Kursi terletak di Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Pura ini juga berperan sebagai pura penyangga bagi Pura Pemuteran, sehingga memiliki posisi penting dalam struktur keagamaan setempat.***
