Aroma asap kelapa dan bumbu tradisional ini menjadikan sajian seafood khas kuliner khas Tolitoli ini favorit bagi penikmat wisata kuliner Tolitoli Sulawesi Tengah.
Selain Kue Apang Tolitoli dan Ikan Bakar Bete-Bete, masih ada makanan lokal lain yang mulai dikenal luas, seperti Dange (kue sagu bakar), Loka Anso (olahan talas), dan Sinole (bubur manis tepung sagu).
Ragam sajian ini memperkuat citra kuliner khas Tolitoli dan menjadi nilai tambah bagi wisata kuliner Tolitoli Sulawesi Tengah yang semakin beragam.
Melihat tren positif tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tolitoli menjajaki peluang ekspor makanan ringan berbasis sagu dan kelapa ke Malaysia dan Brunei.
Upaya ini sejalan dengan pelatihan kemasan dan pemasaran digital bagi pelaku UMKM agar Kue Apang Tolitoli, Ikan Bakar Bete-Bete, dan produk lain dari kuliner khas Tolitoli mampu bersaing di pasar global dan memperluas jaringan wisata kuliner Tolitoli Sulawesi Tengah.
Kehadiran Kue Apang Tolitoli dan Ikan Bakar Bete-Bete tak hanya memperkaya cita rasa kuliner khas Tolitoli tetapi juga membuka peluang ekonomi menjanjikan bagi masyarakat setempat.
Dengan semakin berkembangnya wisata kuliner Tolitoli Sulawesi Tengah, potensi UMKM dan pariwisata daerah diyakini akan terus meningkat.***




