KITAINDONESIASATU.COM- Tren berburu tempat berbuka puasa dengan menu praktis namun tetap berkelas kian menguat menjelang Ramadan. Menjawab kebutuhan tersebut, Run Coffee by Ka Nung menghadirkan Paket Iftar Ramadan dengan konsep all-in, memadukan menu khas Timur Tengah, hidangan Nusantara, serta suasana kafe modern yang nyaman bagi keluarga dan komunitas.
Manajer Run Coffee by Ka Nung, Habibi Askar, mengatakan pihaknya menyiapkan paket berbuka puasa khusus untuk dua orang dan empat orang dengan harga yang lebih hemat, tanpa mengurangi kelengkapan menu.
“Kita ada paket Iftar berdua dan berempat. Itu sudah all-in dengan menu spesial Ramadan berikut minumannya. Jadi sudah kita paketin dan tentu lebih hemat harganya,” ujar Habibi saat ditemui di Run Coffee by Ka Nung, Jalan Sedane, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Sabtu 28 Febuari 2026, sore.
Dalam Paket Iftar Ramadan tersebut, pengunjung dapat menikmati beberapa menu pilihan seperti Nasi Ayam Cabe Ijo dan Sop Iga yang dibundling dengan minuman Classic Tea. Selain itu, tersedia pula paket lainnya yang berisi Nasi Kebuli Dajaj berbahan dasar daging ayam serta Nasi Kare Ayam, lengkap dengan Classic Tea dan takjil gratis.
“Untuk paket berempat, pengunjung cukup merogoh kocek sekitar Rp280 ribu dan sudah mendapatkan menu lengkap berikut minuman dan takjil,” jelasnya.
Tak hanya menawarkan paket nasi, Run Coffee by Ka Nung juga menghadirkan Platter Takjil Berdua yang berisi produk signature Ka Nung seperti Sambosa, Risoles, dan Roti Cane (Roti Konde). Menu ini ditujukan sebagai camilan pembuka sebelum menyantap hidangan utama saat berbuka.
Untuk menu makanan berat, Iga Bakar menjadi salah satu sajian baru yang dihadirkan khusus selama Ramadan. Sementara Nasi Kare Ayam tetap menjadi menu favorit pelanggan yang sudah diminati bahkan sebelum bulan puasa.
Pada menu penutup, Run Coffee by Ka Nung menyajikan dessert khas Timur Tengah bernama Asida, hidangan tradisional Yaman dengan tekstur mirip dodol. Asida terbuat dari tepung terigu, gula aren, serta rempah-rempah, disajikan hangat dengan butter di bagian tengahnya. Menu ini dibanderol Rp28 ribu per porsi dan direkomendasikan disantap bersama teh panas.
Selain Asida, tersedia pula Donat Lumer, donat original bertabur gula halus, serta aneka camilan lain seperti Risoles Smoke Beef, Martabak Mesir isi daging dengan saus signature, Pastel, dan Sambosa.
Dari sisi minuman, Run Coffee menghadirkan beragam varian kopi, termasuk signature Run Coffee berbasis kopi dan gula aren dengan karakter creamy dan bold.
“Menu favorit lainnya antara lain Pistachio Latte, Butterscotch Sea Salt, Americano, Peach Americano, hingga Indonesian Tubruk dengan biji kopi Arabica Blend,” katanya.
Tak ketinggalan, inovasi menu berbasis Roti Konde juga menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya adalah Savoury Konde Signature, Konde Fries, Roti Konde Keju, hingga Choco Melt dengan isian cokelat di setiap ulirannya. Konsep ini menggabungkan cita rasa Western dan Middle East dalam satu sajian.
Untuk harga, menu makanan dibanderol mulai dari Rp15 ribu. Sementara menu khas seperti Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi berada di kisaran Rp70 ribuan.
Dari sisi fasilitas, Run Coffee by Ka Nung menyediakan area indoor dengan kapasitas sekitar 40 kursi dan area outdoor sekitar 20 kursi. Tersedia pula child chair bagi pengunjung yang membawa anak, serta area lantai dua berkonsep lesehan berkarpet untuk suasana yang lebih santai.
Kafe ini juga melayani reservasi untuk berbagai kegiatan seperti meeting, ulang tahun, hingga acara kolektif dalam jumlah besar. Pihak manajemen menyediakan harga khusus untuk reservasi rombongan dengan sistem pemesanan melalui admin.
Habibi menambahkan, keunikan Run Coffee by Ka Nung terletak pada perpaduan produk legendaris Ka Nung sejak 1974 yang kini bisa dinikmati langsung secara dine-in dengan konsep kafe modern.
“Produk Ka Nung yang biasanya dikenal frozen, sekarang bisa dinikmati langsung di kafe dengan konsep berbeda. Kita juga hadirkan signature coffee dari Run Coffee dengan rasa yang konsisten. Insyaallah yang kita utamakan itu konsistensi rasa,” tutupnya. (Nicko)

