KITAINDONESIASATU.COM- Nuansa Negeri Matahari Terbit terasa kental di kaki Gunung Salak. Deretan ornamen khas Jepang, sentuhan arsitektur minimalis, serta aroma kuliner yang menggugah selera berpadu dengan udara sejuk pegunungan, membingkai peluncuran program berbuka puasa bertajuk “Sakura Iftar: Saatnya Kuliner Ramadhan” di Aki No Koen Resort, Villa, Resto & Cafe, Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Menghadirkan atmosfer ala Jepang yang autentik—mulai dari elemen dekorasi bernuansa sakura, tata ruang bernuansa kayu alami, hingga konsep penyajian yang rapi dan elegan—program ini menawarkan pengalaman iftar yang berbeda. Aki No Koen memadukan kekayaan rasa kuliner Nusantara dengan sentuhan estetika dan filosofi Jepang, menciptakan harmoni budaya yang hangat dan berkesan di bulan suci Ramadhan.
Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Sakura Iftar dirancang bukan sekadar sebagai paket berbuka puasa, melainkan perjalanan rasa dan suasana. Konsep lintas budaya ini menjadi ruang pertemuan bagi keluarga, komunitas, hingga kalangan korporasi yang ingin menikmati momen kebersamaan dalam balutan ketenangan alam dan nuansa khas Jepang.
General Manager Aki No Koen, Imam Hanafi, menegaskan bahwa Sakura Iftar dihadirkan sebagai pengalaman menyeluruh yang menggabungkan kuliner, budaya, dan atmosfer pegunungan dengan karakter Jepang yang kuat.
“Kami ingin Ramadhan di Aki No Koen menjadi lebih dari sekadar berbuka puasa. Ini adalah pengalaman menyatu antara kuliner, suasana, budaya, dan nilai kebersamaan. Sakura Iftar kami hadirkan sebagai simbol kehangatan, keindahan, dan keberkahan Ramadhan,” ungkap Imam Hanafi, kepada kitaindonesiasatu.com, Senin 9 Febuari 2026, kemarin.
Sejak resmi beroperasi pada 2023 lalu, Aki No Koen dikenal konsisten mengusung konsep hospitality bertema Jepang. Pada Ramadhan tahun ini, manajemen kembali berinovasi dengan mengolaborasikan cita rasa Nusantara dan gaya presentasi ala Jepang—mulai dari tampilan hidangan, penataan buffet, hingga suasana ruang makan—sehingga menciptakan sensasi berbuka puasa yang unik dan berbeda dari konsep iftar pada umumnya.
Dalam program Sakura Iftar, pengunjung disuguhkan menu buffet lengkap yang mencakup hidangan utama, takjil khas Ramadhan, aneka gorengan, hingga dessert tradisional dan modern. Sentuhan khas Jepang hadir melalui konsep penyajian yang bersih, rapi, dan estetis. Sesi live cooking turut melengkapi pengalaman, memungkinkan tamu menikmati sajian segar yang disiapkan langsung oleh chef profesional.
Tak hanya memanjakan lidah, lokasi Aki No Koen di kawasan Jalan Kawung Luwuk, Cijeruk, Kabupaten Bogor, menyuguhkan panorama pegunungan yang menenangkan. Udara sejuk, lanskap hijau, serta nuansa Jepang yang menyatu dengan alam menjadikan momen berbuka puasa terasa lebih khusyuk, intim, dan penuh kehangatan—layaknya menikmati senja Ramadhan di sudut pedesaan Jepang.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, manajemen menghadirkan promo Early Bird dengan harga spesial Rp99.000 per orang dari harga normal Rp150.000. Penawaran terbatas ini berlaku hingga 20 Februari 2026 dan diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pengalaman berbuka puasa bernuansa Jepang dengan kualitas premium.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan Ramadhan yang lebih bermakna, sekaligus memperkuat posisi Aki No Koen sebagai destinasi wisata kuliner dan penginapan yang berkarakter, berkelas, dan berkonsep kuat,” tambah Imam.
Peluncuran Sakura Iftar sekaligus menegaskan komitmen Aki No Koen dalam mengembangkan konsep hospitality tematik berbasis pengalaman dan storytelling. Tidak hanya mengandalkan fasilitas fisik, Aki No Koen terus membangun identitas sebagai destinasi unggulan di wilayah Bogor dan sekitarnya dengan karakter Jepang yang konsisten dan berdaya tarik kuat.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan reservasi atau memperoleh informasi lebih lanjut terkait program Sakura Iftar, dapat menghubungi layanan pelanggan di nomor +62 813 1162 5228 atau +62 811 1182 891, serta memantau akun Instagram resmi @akikoen. (Nicko)



