“Dulu sepi, sekarang tiap Sabtu-Minggu ramai. Kami bisa jualan, anak-anak bisa belajar layanan,” ujar Yusup, salah satu warga yang kini membuka kedai kecil di pos istirahat utama.
Dengan paduan unik antara adrenalin, alam, dan budaya, Bukit Cacing bukan sekadar destinasi olahraga—ia adalah simbol harmoni antara pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
Baik Anda ingin berolahraga, menikmati pemandangan, atau sekadar bersantai sambil mencicipi makanan tradisional, tempat ini menawarkan segalanya.
Jadikan Bukit Cacing tujuan utama saat liburan ke Lombok—karena petualangan sejati dimulai dari jalur yang berliku, dan kenikmatan sesungguhnya datang dari hangatnya suguhan rakyat Sasak.***

