Desa KitaKuliner

4 Jajanan Legendaris Cirebon Ini Hampir Punah! No. 3 Dibuat dari Air Tebu, Generasi Muda Sudah Tak Kenal?

×

4 Jajanan Legendaris Cirebon Ini Hampir Punah! No. 3 Dibuat dari Air Tebu, Generasi Muda Sudah Tak Kenal?

Sebarkan artikel ini
Kue gonjing
Ilustrasi kue gonjing, salahsatu kuliner khas Cirebon yang hampir punah (Ist)

Dulu, Kue Gonjing sering menjadi teman minum teh atau dibagikan saat acara keluarga. Namun, menurut dokumentasi Disbudpar Cirebon (2018), tidak ada lagi produsen resmi yang memproduksi secara rutin. Beberapa warga tua di Kelurahan Kesenden mengaku terakhir kali melihatnya lebih dari 20 tahun lalu.

Hilangnya dokumentasi jajanan tradisional Cirebon seperti Kue Gonjing menjadi kehilangan besar bagi identitas kuliner daerah, yang tanpanya, akar budaya ikut terkikis.

Kicak Cirebon

Tidak kalah langka adalah Kicak Cirebon, yang berbeda dari kicak Yogyakarta yang berbahan dasar singkong. Versi Cirebon terbuat dari ketan putih yang dikukus, dicampur parutan kelapa tua, lalu disiram dengan gula kelapa cair yang harum.

Jajanan ini dulunya menjadi hidangan wajib saat Ramadan, disajikan sebagai takjil atau sajian buka puasa bersama. Rasanya manis lembut dengan sentuhan asin dari santan, menjadikannya favorit semua usia.

Namun, seperti dicatat dalam Inventarisasi Kuliner Tradisional Cirebon (Balai Bahasa Jabar, 2020), produksi Kicak telah berhenti sejak 1990-an karena tidak ada penerus yang mau belajar membuatnya.

Bagi generasi muda, nama “Kicak Cirebon” bahkan terdengar asing. Upaya pelestarian kuliner Cirebon harus segera digalakkan agar warisan seperti ini tidak benar-benar hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *