Menurut laporan Automotive News, dealer Longo Toyota di California saat ini memiliki lebih dari 800 calon pembeli yang menunggu pengiriman kendaraan.
Sementara itu, Earl Stewart Toyota di Florida mengungkapkan seluruh alokasi RAV4 yang mereka terima sudah habis terjual bahkan sebelum kendaraan tiba di lokasi dealer.
Toyota mengakui kelangkaan stok ini sebagian disebabkan oleh proses transisi produksi menuju model generasi terbaru.
Produsen asal Jepang tersebut harus melakukan penyesuaian fasilitas produksi di Jepang dan Kanada untuk mendukung pembuatan RAV4 terbaru yang kini hanya tersedia dalam varian hybrid.
Proses perubahan jalur produksi memang sempat mengurangi jumlah kendaraan yang diproduksi selama masa persiapan peluncuran. Namun Toyota menilai langkah tersebut penting untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga.
Kepala Penjualan Toyota Amerika, Damon Rose, menyebut permintaan terhadap RAV4 2026 sangat luar biasa.
“Permintaan untuk model ini sangat tinggi sehingga kami kini menghitung stok kendaraan per jam, bukan lagi per hari,” ujarnya.
