KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar Rupiah kembali menunjukkan tren pelemahan terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (8/10/2025) di level Rp16.617. Mata uang Garuda terus berada di bawah tekanan karena kuatnya dolar AS yang didorong oleh sinyal kebijakan hawkish dari bank sentral AS, The Fed.
Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.650 per dolar AS. Pelemahan ini sebagian besar dipicu oleh pernyataan para petinggi The Fed yang mengindikasikan bahwa laju kenaikan suku bunga mungkin akan berlanjut lebih lama dari perkiraan. Hal ini membuat dolar AS makin diminati investor sebagai aset yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Selain faktor eksternal, aksi profit taking atau ambil untung oleh sebagian pelaku pasar juga turut menekan laju Rupiah.
Meskipun demikian, Bank Indonesia (BI) diyakini akan terus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar agar pelemahan tidak terlalu tajam dan mengganggu stabilitas perekonomian domestik.(*)


