Dalam catatannya, Komisi II DPRD Kota Bogor juga menekankan pentingnya promosi yang lebih serius untuk Pasar Blok F, terutama melalui digital marketing.
“Dengan promosi yang lebih efektif, kami yakin kunjungan masyarakat ke pasar akan meningkat, berdampak positif pada pengembangan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Hasbi juga menyoroti pentingnya digitalisasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi para pedagang.
“Kami mendorong pengelola pasar untuk menyediakan pelatihan yang dapat membantu pedagang beradaptasi dengan teknologi modern, seperti penggunaan sistem pembayaran digital dan pemasaran online. Dengan keterampilan yang lebih baik, para pedagang dapat bersaing di era ekonomi digital dan meningkatkan pendapatan mereka,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Hasbi berharap bahwa masukan dari Komisi II DPRD Kota Bogor dapat menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pengelolaan pasar rakyat agar semakin modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pedagang di Kota Bogor,” tutupnya. (nick/aps)***
