KITAINDONESIASATU.COM -Pengelola Bandara Internasional Dhodo Kediri perlu segera melengkapi sarana dan prasarana mengingat awal Oktober 2024 ini penerbangan umrah perdana akan segera dimulai.
Seperti kita ketahui bandara yang berlokasi di wilayah Kecamatan Grogol ini terhitung awal bulan Oktober 2024 akan melayani penerbangan umrah Kediri-Jeddah, Arab Saudi.
Namun itu semua juga tergantung keluarnya izin penerbangan umrah di Bandara Internasional Dhoho Kediri dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Saat ini kami menunggu surat penetapan izin penerbangan umrah di Bandara Dhoho dari Kementerian Perhubungan,” kata Widhi Mosakajaya Arradiko, kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Meski demikian selanjutnya, jika surat izin sudah turun, tindak lanjut berikutnya berkirim surat ke Dirjen Imigrasi untuk peninjauan dan evaluasi dari dirjen.
Sejauh ini pihak imigrasi juga belum melakukan penambahan personel di Kantor Imigrasi terkait hal ini, namun untuk jangka panjang akan dibutuhkan.
Terkait surat izin penerbangan umrah Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Bandara Dhoho, Donny A Novanto menjelaskan jika izin penerbangan umrah saat ini dalam proses pemenuhan.
Namun di sisi lain sebuah biro umrah dari jember sudah memastikan membukan penerbangan pada 6 Oktober 2024, kemudian berlanjut 3 November, 1 Desember dan 2 Januari 2025 hingga 2 Februari 2025.
Dijelaskan dalam penerbangan itu nanti pihak Citilink akan menggunakan pesawat Airbus A330 berkpasitas 360 tempat duduk, langsung tujuan Kediri-Jeddah.

