Bisnis

Panen Jagung di Kabupaten Lebak Meroket

×

Panen Jagung di Kabupaten Lebak Meroket

Sebarkan artikel ini
panen jagung
Ilustrasi jagung (Ist)

Selama ini Kecamatan Maja dan Curugbitung banyak lahan milik pengembang perumahan yang belum digunakan perusahaan disewa oleh petani untuk ditanami jagung.

Selain itu, petani mengembangkan pertanian jagung dengan sistem tumpangsari bersama tanaman palawija dan tanaman keras di wilayah itu, menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani untuk pemanfaatan lahan yang difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Sebagian besar produksi jagung itu ditampung oleh perusahaan peternakan, seperti PT Charoen Phohphand di Balaraja, Jaffa di Serang, perusahaan pakan Sukabumi.

Mamat (55), seorang petani jagung, warga Kecamatan Maja, Lebak, mengaku petani di wilayahnya kini baru panen jagung seluas 16 hektare bisa menghasilkan pendapatan dengan waktu 90 hari setelah tanam. “Kami bersama petani dapat menghasilkan pendapatan Rp 42 juta per hektar dengan rata-rata 7 ton dan harga kondisi kering Rp 6.000/kilogram,” katanya. (Yok)

Baca Juga  Kementan Siapkan 90 Ribu Ton Benih Unggul Padi dan Jagung, Ini Tujuannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *