Bisnis

Panen Jagung di Kabupaten Lebak Meroket

×

Panen Jagung di Kabupaten Lebak Meroket

Sebarkan artikel ini
panen jagung
Ilustrasi jagung (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Panen jagung di Kabupaten Lebak Provinsi Banten selama periode Januari-Agustus 2024 mengalami lonjakan yang luar biasa yaitu mencapai 15.000 ton dengan area panen 3.100 hektar. Sedangkan sepanjang 2023, panen jagung mencapai 3.193 ton yang dihasilkan dari sekira 1.017 hektar.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, pemerintah daerah mendorong petani agar mengembangkan pertanian jagung, karena dapat memenuhi ketersediaan pangan dan juga peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tahun 2024 Pemkab Lebak menargetkan panen jagung sebanyak 10.000 ton. Alhamdulillah hingga bulan Agustus sudah melampaui target yaitu sekitar 15.000 ton,” ujar Deni, kemarin.

Baca Juga  Harga Emas Antam Tiba-tiba Ambruk, Turun Rp45.000 per Gram Hari Ini

Saat ini, permintaan jagung cukup tinggi, terutama perusahaan pakan ternak dan usaha peternakan di Kabupaten Tangerang. 

Bahkan, produksi jagung di Kabupaten Lebak sudah menjadi andalan para petani.

Produksi jagung jenis hibrida sebanyak 15.000 ton berbentuk kering menggulirkan perputaran uang miliaran rupiah dengan rata-rata harga Rp 7.000 per kilogram.

“Kami minta petani jagung terus memperluas tanaman itu, karena pasarnya sudah jelas dan bisa bermuara pada kesejahteraan petani semakin baik,” kata Deni, kemarin.

Kata dia, produksi jagung di Kabupaten Lebak sebagai sentra terbesar di Kecamatan Gunungkencana, Cijaku, Banjarsari, Leuwidamar, Maja dan Curugbitung hingga lebih dari 5.000 hektar.

Baca Juga  Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2025 Plafon Rp10 Juta-Rp100 Juta, Persiapkan Dokumen Ini untuk Usaha Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *