Bisnis

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus Selama 56 Bulan Beruntun Sejak Mei 2020, Ini Penjelasan BPS

×

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus Selama 56 Bulan Beruntun Sejak Mei 2020, Ini Penjelasan BPS

Sebarkan artikel ini
Pelabuhan ekspor impor
Ilustrasi pelabuhan peti kemas. (Pixabay-Pexels)

KITAINDONESIASATU.COM – Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2024 tercatat surplus sebesar 2,24 miliar dolar AS.

Capaian itu menunjukan kinerja perdagangan Indonesia yang terus mengalami keuntungan selama 56 bulan beruntun sejak Mei 2020.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Rabu 15 Januari 2025.

Ia menjelaskan angka surplus neraca dagang pada Desember 2024 itu berasal dari total ekspor yang mencapai 23,46 miliar dolar AS, dan impor sebesar 21,22 miliar dolar AS.

Baca Juga  Rias Pengantin Nusantara Terancam Dilupakan, Ini Pesan Tegas Yantie

“Artinya neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan secara bulanan surplus selama 56 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujarnya.

Surplus itu ditopang oleh kinerja sektor nonmigas berupa pengolahan bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta sektor besi dan baja.

Dari transaksi perdagangan sektor nonmigas, pendapatan yang diperoleh negara lebih tinggi yakni 4 miliar dolar AS, namun tereduksi oleh defisit perdagangan sektor migas yang sebesar 1,76 miliar dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *