Bisnis

IHSG Melemah ke Level 7.048, Tertekan Sentimen Global dan Domestik

×

IHSG Melemah ke Level 7.048, Tertekan Sentimen Global dan Domestik

Sebarkan artikel ini
IHSG Menguat Ikuti Bursa
Analis Sebut Arus Dana Investor

KITAINDONESIASATU.COMIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa sore.

IHSG tercatat turun 43,45 poin atau 0,61 persen ke posisi 7.048,22, sementara indeks LQ45 juga melemah 0,23 persen menjadi 715,81.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menilai pergerakan IHSG masih berada dalam tekanan akibat kombinasi sentimen global dan domestik.

Dari faktor eksternal, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta kenaikan harga energi, khususnya minyak mentah, turut memengaruhi psikologis pasar.

Baca Juga  IHSG Ditutup Melemah 83,96 Poin Ke Posisi 7.080,47 Sore Hari Ini Senin 6 Januari 2025

Sementara itu, dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi faktor yang menekan pergerakan indeks.

Kondisi tersebut membuat investor cenderung mengambil sikap hati-hati dengan melakukan rotasi investasi ke sektor energi dan komoditas, serta lebih selektif terhadap saham berkapitalisasi besar.

Perdagangan hari ini diawali dengan penguatan, namun IHSG segera berbalik arah ke zona negatif hingga penutupan sesi pertama. Tren pelemahan berlanjut pada sesi kedua hingga akhir perdagangan.

Pergerakan Sektoral dan Aktivitas Perdagangan IHSG

Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, hanya tiga sektor yang mencatatkan penguatan, dipimpin sektor barang konsumen primer yang naik 1,32 persen.

Baca Juga  Harga Tiket Konser BABYMONSTER di Jakarta 2025, Simak Jadwal Lengkap

Sektor kesehatan dan properti juga mencatat kenaikan masing-masing sebesar 0,43 persen dan 0,33 persen.

Sebaliknya, delapan sektor mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi dan logistik mencatat penurunan terdalam sebesar 4,10 persen.

Sektor energi dan teknologi juga melemah masing-masing 2,53 persen dan 1,33 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan, frekuensi transaksi tercatat mencapai 1,74 juta kali dengan volume perdagangan sebanyak 27,26 miliar lembar saham senilai Rp14,95 triliun.

Sebanyak 262 saham menguat, 406 saham melemah, dan 151 saham stagnan.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham juga bergerak bervariasi. Indeks Nikkei dan Shanghai ditutup melemah, sementara Hang Seng menguat tipis.

Baca Juga  Pasar Kripto Panik, Bitcoin Ambruk 13,4% Seret Harga Emas hingga Tergelincir

Adapun Strait Times turut mengalami pelemahan tipis pada perdagangan sore ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *