KITAINDONESIASATU.COM -Pabrikan mobil asal Jepang, yakni Toyota, Honda, dan Nissan mengalami hari-hari suram di Tiongkok pada Juli 2025 kemarin — dan diprediksi berlanjut sampai Agustus 2024 ini.
Suramnya ketiga merk mobil terkemuka di dunia tersebut, ditandai dengan merosotnya kinerja penjualan ketiganya di Tiongkok.
Padahal, bulan-bulan sebelumnya, kinerja penjualan Toyota, Honda dan Nissan di Tiongkok cukup baik.
[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]
Ihwal hari-hari suram ketiga merk tersebut diungkap Financial Associated Press sebagaimana dikutip dari beberapa sumber.
Disebutkan bahwa pada bulan Juli tahun ini, penjualan mobil baru di Tiongkok oleh tiga raksasa mobil besar Jepang mengalami penurunan secara keseluruhan.
Tren penurunan tersebut, tak pelak membuat masyarakat khawatir terhadap prospek mobil Jepang di Tiongkok.
Dijelaskan bahwa Toyota menjual 143.400 unit di Tiongkok pada bulan Juli, turun 6,1% dari periode yang sama tahun lalu.
Yang lebih mengkhawatirkan dialami Honda dan Nissan. Pada Juli, Honda hanya mampu menjual kendaraan sebanyak 52.567 unit, sementara Nissan hanya 47.102 unit.
Penjualan Toyota dan Honda menurun selama enam bulan berturut-turut, sementara penjualan Nissan lesu selama empat bulan berturut-turut.
Menjelaskan soal penurunan tersebut, sumber lain, ITBEAR memperkirakan, terjadi karena ada persaingan di pasar mobil Tiongkok termasuk dengan mobil lain produksi lokal.
Media itu menyebutkan bahwa kebutuhan dan preferensi konsumen terhadap mobil juga berubah.
Konsumen kini lebih memperhatikan konfigurasi teknologi dan desain kendaraan yang dipersonalisasi. Sementara produk perusahaan mobil Jepang relatif konservatif.
“Menghadapi kesulitan saat ini, perusahaan mobil Jepang perlu segera melakukan penyesuaian strategis, transformasi, dan peningkatan untuk beradaptasi dengan perubahan cepat di pasar otomotif Tiongkok,” tulis media tersebut. (ape)
