KITAINDONESIASATU.COM – Pengusaha kelas dunia Elon Musk melalui X, Kamis 3 Oktober 2024, memperingatkan bahwa Amerika Serikat berada di jalur cepat menuju kebangkrutan, karena pengeluaran pemerintah yang berlebihan.
Ia menyoroti proyeksi yang mengindikasikan bahwa defisit anggaran dapat meningkat dari $1,8 triliun menjadi hampir $16,3 triliun pada tahun 2035.
Musk menyatakan bahwa tingkat pengeluaran saat ini tidak berkelanjutan dan berkontribusi terhadap inflasi, dengan utang nasional yang melebihi $35 triliun, yang menyebabkan pembayaran bunga yang signifikan melebihi seluruh anggaran pertahanan.
Dia menekankan urgensi untuk mengatasi situasi keuangan ini untuk menghindari beban kepada generasi mendatang.
“AS di jalur cepat menuju kebangkrutan karena pemerintah di Washington menghabiskan terlalu banyak uang,” kata CEO Tesla dan SpaceX tersebut dilansir Russia Today, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Elon Musk membagikan sebuah unggahan di platform X miliknya oleh pengguna lain yang mengutip sebuah prakiraan dari anggaran pemerintah AS untuk tahun fiskal 2025 yang menyebutkan bahwa defisit anggaran dapat meningkat dari USD1,8 miliar saat ini menjadi hampir USD16,3 miliar pada tahun 2035.
“Dengan tingkat pengeluaran pemerintah saat ini, Amerika berada di jalur cepat menuju kebangkrutan,” tulis Musk pada hari Kamis.
Miliarder teknologi itu juga menyatakan bahwa pengeluaran pemerintah yang berlebihan adalah penyebab inflasi di negara tersebut.
Tingkat inflasi tahunan AS turun di bawah 3% pada bulan Juli untuk pertama kalinya sejak 2021, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja, yang dikeluarkan dua minggu lalu.*

