Langkah ini sekaligus menegaskan peran sosial Bank Indonesia dan TNI AL dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar.
Ekspedisi yang berlangsung dari 23 hingga 29 Agustus 2024 ini melibatkan 16 personel dari Bank Indonesia dan 40 anggota TNI AL, dengan KRI Terapang 648 sebagai kapal pengangkut yang akan menjangkau pulau-pulau tersebut. Kolonel Laut (P) Andri Kristianto, Paban II Ops Sopsal Mabes TNI, menekankan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam menjalankan misi ini.
“Sinergi antara institusi adalah kunci untuk memastikan bahwa Rupiah tersebar merata dan seluruh warga negara dapat merasakan kehadiran negara, bahkan di pulau-pulau yang paling terpencil sekalipun,” tegas Kolonel Andri.
Lebih dari sekadar ekspedisi, Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan menegaskan kehadiran negara di setiap sudut nusantara.
Melalui misi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan akses yang lebih baik terhadap uang layak edar, tetapi juga semakin bangga dan mencintai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta merasa lebih terhubung dengan negara melalui bantuan sosial yang diberikan. (Anang Fadhilah)
