News

Wisatawan Brazil Jatuh di Gunung Rinjani, Netizen Brazil Geram Nilai Evakuasi Lambat dan Tak Transparan

×

Wisatawan Brazil Jatuh di Gunung Rinjani, Netizen Brazil Geram Nilai Evakuasi Lambat dan Tak Transparan

Sebarkan artikel ini
Wisatawan Brazil Jatuh di Gunung Rinjani, Netizen Brazil Geram Nilai Evakuasi Lambat dan Tak Transparan
Wisatawan Brazil Jatuh di Gunung Rinjani, -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Seorang wisatawan asal Brazil berinisial JDSP (27) dilaporkan terjatuh di kawasan Gunung Rinjani pada Sabtu, 21 Juni 2025. Proses evakuasinya menemui hambatan serius akibat cuaca ekstrem yang cepat berubah di lokasi.

Kabar ini memicu kemarahan publik Brazil, terutama setelah klaim pihak berwenang Indonesia yang menyatakan korban telah diselamatkan. Salah satu akun X populer asal Brazil, @poponze (132 ribu pengikut), mengunggah pernyataan keras yang mengatasnamakan saudari korban.

“Saudari dari Juliana, warga Brazil yang terjatuh di jalur gunung berapi, MENYANGKAL pemerintah Indonesia setelah mereka mengklaim bahwa dia diselamatkan,” tulisnya pada Senin, 23 Juni 2025.

Baca Juga  Damkar Evakuasi Biawak di Bogor, Sempat Sembunyi ke Kandang Ayam

Ia menyebut bahwa video penyelamatan yang beredar hanyalah kebohongan, karena tim belum berhasil menjangkau korban saat itu.

“Penantian untuk mendapatkan bantuan telah berlangsung lebih dari 30 jam,” lanjutnya.

@poponze juga mengkritik respons lamban tim penyelamat di hari-hari awal kejadian. Ia menyampaikan keluhan dari warganet Brazil lain, seperti @/kiki_por_ai, yang berada di lokasi dan menyatakan bahwa saat tim penyelamat datang, cuaca sebenarnya cerah, namun tindakan penyelamatan terlambat dilakukan, hingga hari menjadi gelap dan suhu turun drastis.

Meski awalnya dihujani kritik, publik Brazil mulai menyadari kompleksitas medan dan cuaca ekstrem di Gunung Rinjani. Menurut pembaruan terakhir dari akun @poponze:

Baca Juga  Umrah Tanpa Izin: Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Sementara

“Tim penyelamat memperkirakan Juliana terjatuh sekitar 1 km dari jalan setapak, lebih jauh dari dugaan awal.”

“Ya Tuhan! Cuaca, sekali lagi, membuat tim penyelamat tidak bisa mendekati Juliana dan prosedurnya mungkin akan ditunda lagi.”

Namun kini, empati mulai tumbuh dari warganet Brazil terhadap tantangan yang dihadapi tim evakuasi di lapangan. Mereka mulai memahami bahwa proses penyelamatan di Gunung Rinjani tidak semudah yang dibayangkan.

“Meski kabut tebal, tim penyelamat terus turun ke gunung untuk mencoba menemukan Juliana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *